Rabu, 17 Mei 2017

REZEKI ADALAH

REZEKI ADALAH

Rezeki adalah segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan (yang diberikan oleh Tuhan). Seperti makanan (sehari-hari), nafkah, penghidupan, pendapatan (uang dan sebagainya untuk memelihara kehidupan), keuntungan, kesempatan mendapat makan.

Rezeki ternyata tidak identik dengan harta dan uang. Jadi, janganlah kita sempitkan pada maksud tersebut saja. Rezeki tidak mesti berwujud materi. Rezeki yang terlihat seperti makanan, sedangkan rezeki yang tidak terlihat itu seperti ilmu dan pengetahuan. Selamat dari kecelakaan atau tidak terkena penyakit mematikan itu semua merupakan rezeki. Bayangkan saja apabila kita kecelakaan, dipastikan bisa menguras uang tabungan yang kita miliki, tak jarang tabungan menjadi ludes untuk mendapat kesembuhan.

Rezeki dari Allah SWT meliputi setiap makhluk hidup dibumi. Bagian rezeki setiap manusia bahkan sudah ditentukan sejak dini, ketika manusia itu masih berupa janin berusia 120 hari.

"Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari kiamat dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakan besok. Dan tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal." [QS. Luqman, ayat 34]

Rezeki telah ditentukan semenjak manusia berada di perut ibunya. Dan tidak ada manusia pun yang mengetahui pendapatan rezeki yang akan ia peroleh pada setiap harinya ataupun selama hidupnya.

"Apabila salat telah dilaksanakan maka bertebaranlah kamu di bumi, carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung" [ QS. Al Jumu'ah, ayat 10].

Islam tidak menganjurkan manusia sebagai pengangguran dengan alasan untuk berkonsentrasi beribadah kepada Allah. Seorang muslim tidak selayaknya bergantung kepada orang lain.

"Dan apabila mereka melihat perdagangan dan permainan, mereka segera menuju kepadanya dan mereka tinggalkan engkau (Muhammad) sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah, "Apa yang ada disisi Allah lebih baik daripada permainan dan perdagangan, dan Allah pemberi rezeki yang terbaik." [QS. Al Jumu'ah, ayat 11]

"Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu yang mudah dijelajahi, maka jelajahilah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkam." [QS. Al Mulk, ayat 15]

Penting berkah dari rezeki kita, berkah itu tercermin terlihat pada diri manusia yang merasa berkecukupan untuk memenuhi kebutuhan satu keluarga. Meskipun pendapatannya tergolong jauh jika dianggap cukup.

Cara-cara yang baik dalam mencari rezeki tidak hanya mendatangkan rezeki yang halal lagi baik, tetapi juga akan berpengaruh pada lahir insan-insan masa depan, yaitu anak-anak yang berjiwa suci lagi berkepribadian luhur, lantaran mendapat asupan gizi dari makanan halal. Selain itu dapat menghadirkan karunia lain yang tidak bisa dipantau oleh indera ataupun dihitung dengan materi.

"Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hambaNya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas dibumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Maha Teliti terhadap (keadaan) hamba-hambaNya Maha Melihat." [QS. Asy Syura, ayat 27].

"Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya orang-orangorang musyrik itu najis (kotor jiwa), karena itu janganlah mereka mendekati Masjidil Haram setelah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin (karena orang kafir tidak datang), maka Allah nanti akan memberikan kekayaan kepadamu dan karunia-Nya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Maha Bijaksana." [QS. At Taubah, ayat 28]

Hal yang membawa berkah pada harta yaitu:

1. Syukur

Rasa syukur dan terimakasih serta pujian kepada Allah SWT atas nikmatnya, merupakan salah satu jalan untuk mendapatkan berkah dan tambahan pada harta yang dimiliki.

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambahkan (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." [QS. Ibrahim, ayat 7]

2. Sedekah

Sedekah adalah salah satu penunjang yang dapat mendatangkan rezeki dan meraih berkah.

"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Allah tidak menyukai setiap  orang yang tetap dalam kekafiran dan bergelimang dosa." [QS. Al-Baqarah, ayat 276]

3. Silaturahmi

Manfaat menyambung silaturahmi adalah dapat mendatangkan curahan kebaikan dari Allah berbentuk rezeki, terhindar dari keburukan dan diraihnya keberkahan.

Rabu, 25 Mei 2016

SEJARAH DAN AKULTURASI BUDAYA MASJID AGUNG PALEMBANG

SEJARAH DAN AKULTURASI BUDAYA MASJID AGUNG PALEMBANG

Setiap daerah di Indonesia bangunan masjid mempunyai perbedaan dan ciri khusus dari segi arsitekturnya. Dalam segi arsitekturnya sering terjadi akulturasi budaya setempat atau budaya lokal. Akulturasi merupakan proses pembudayan lewat percampuran dua kebudayaan atau lebih sering bertemu dan saling mempengaruhi percampuran dan perpaduan budaya itu bisa berkenaan dengan wujud budaya yang monumental. Begitu pula yang ditampilkan Masjid Agung Palembang atau yang memiliki nama lain Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I atau juga dikenal dengan Masjid Sultan ini. Seperti namanya masjid ini adalah sebuah masjid terbesar di Palembang Sumatra Selatan.

Dilihat dari bentuknya masjid agung Palembang mempunyai ciri khas perpaduan 3 kebudayaan yaitu kebudayaan Indonesia, Eropa dan Tiongkok. Tiga ciri kebudayaan tersebut melekat dalam setiap lekuk bangunan masjid. Pada pintu utama masjid menunjukan adanya pengaruh kebudayaan Eropa. Pada bagian atap masjid utama terlihat adanya pengaruh Tiongkok karena bentuknya yang mirip klenteng. Sementara akulturasi budaya Indonesia terlihat dari menara terdapat ciri khas kerap kaitannya dengan kebudayaan nusantara. Ujung menara dari masjid ini berbentuk kerucut seperti tumpeng atau gunungan yang mempunyai makna hubungan manusia dengan tuhannya, manusia dengan alamnya dan manusia dengan sesama manusia.

Masjid Agung Palembang yang kita lihat saat ini adalah hasil inovasi dan perluasan yang dikerjakan pada tahun 2000-2003. Tercetusnya ide pembangunan masjid agung Palembang ini bermula pada sebuah masjid lebih dahulu didirikan oleh Ki Gede Ing Suro Sultan Palembang terdahulu hangus terbakar. Menurut kabar yang beredar masjid ini dihancurkan oleh Mayor Van der Laen saat perang Palembang melawan Belanda 1659. Akhirnya pada abad 18 atau tepatnya pada tanggal 20 Mei 1748 Masehi Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikromo membangun masjid sultan ini. Luas bangunan masjid ketika itu sekitar 1080 meter persegi dan dapat menampung jamah hingga 1200 orang dan pada masa tersebut masjid ini menjadi masjid terbesar di Indonesia.

Pada saat itu lokasi masjid ini berada dalam komplek kraton kesultanan Palembang tepat dibelakang benteng kuto besar. Kini masjid agung Palembang ini terletak dikelurahan 19 hilirnkecematan hilir satu Palembang. Masjid ini berada dipersimpangan jalan Jenderal Soedirman sebelah timur sedangkan sebelah barat berbatasan dengan jalan guru-guru yang sekarang sudah diganti namanya menjadi Fakih Uman. Menurut penelitian sejarahwan Johan Mahanafiah dulu jalan ini dinamakan guru-guru karena disamping ini bermukim guru-guru agama islam. Mereka mengajarkan ngaji Al Quran, fikih dan ilmu agama lainnya yang berpusat dimasjid agung.

Jika masjid Pulau Sumatra pada umumnya berbentuk kubah namun masjid agung ini memiliki ciri khas tersendiri yaitu mustaka yang dimilikinya. Masjid yang mustaka adalah masjid yang mempunyai atap bagian atas yang terpisah dengan atap bagian bawahnya. Atap dibawahnya ini ditopang oleh pilir-pilar diatas tanah dan jika dilihat secara seksama maka kepala dari masjid ini seperti terpisah dari leher tubuh masjid. Seiring berjalannya waktu masjid ini telah banyak mengalami pemugaran sehingga beberapa bentuknya tidak lagi sama dengan yang dulu. Namun tetap tidak menghilangkan bangunan asli masjid ini tetap terlihat kokoh berdiri bahkan hingga lebih dari 2,5 abad. Itulah sejarah singkat pembangunan Masjid Agung Palembang ini semoga informasi ini dapat menambah wawasan kita dalam dunia seni sejarah islam nusantara.

JEMBATAN AMPERA

JEMBATAN AMPERA

Jembatan ampera memang sangat identik dengan kota Palembang, jembatan ini bisa dikatakan menjadi salah satu icon kota terletak ditengah-tengah kota Palembang dan menjadi jembatan terpanjang se Asia Tenggara. Selain itu jembatan yang menghubungkan daerah seberang hulu dan seberang hilir ini juga memiliki fungsi yang sangat penting bagi transportasi pulau Sumatra. Jembatan ini dulunya dapat naik dan turun ketika ada kapal besar yang melewati jembatan tersebut. Akan tetapi untuk alasan keamanan dan untuk menghindari kerusakan konstruksi maka penggerak jembatan ampera dilepas maka otomatis sejak saat itu jembatan ampera tidak dapat lagi dinaikan.

Pemikiran untuk membangun sebuah jembatan diatas aliran sungai musi sudah ada sejak masa kolonial Belanda ditahun 1906. Muncul gagasan untuk menyatukan seberang hulu dan seberang hilir kota Palembang yang dipisahkan aliran sungai musi dengan membangun sebuah jembatan. Ide ini kembali mencuat 1924 ketika kota Palembang dipimpin oleh seorang presiden Le Cocq de Ville, seorang presiden berangkat ke Batavia guna meminta bantuan guna merealisasikan ide tersebut. Ternyata hingga pemerintahan Hindia Belanda runtuh ketika Jepang menginfasi Nusantara tahun 1942 pembangunan jembatan itu juga belum terealisasi.

Barulah ketika Indonesia merdeka tepatnya dipertengahan tahun 1950 an pembicaraan pembangunan jembatan musi dibuka kembali pada tahun 1956 pada sebuah rapat parlemen daerah telah diputuskan agar seluruh jajaran Palembang untuk membangun jembatan musi tersebut. Kemudian mereka berbicara kepada Bung Karno dan Bung Karno sangat setuju bahkan Bung Karno berkata bahwa dirinya ingin membangun jembatan bukan saja membangun ekonomi rakyat tetapi juga jembatan yang mampu mengugah daya sadar rakyat serta bisa menjadi lambang kota Palembang. Pada 1962 pembangunan jembatanpun dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Bung Karno dan pada tahun 1965 jembatan itupun tuntas dibangun dan rakyat Palembang menamai jembatan tersebut sebagai jembatan Bung Karno. Hal tersebut merupakan manifestasi rasa terimakasih warga Palembang pada Bung Karno yang telah berjasa membangun jembatan yang nantinya menjadi icon kebanggaan rakyat.

Tak lama setelah jembatan Bung Karno berdiri gejolak politik menghantam Indonesia sejak oktober 1965 sebagai buah pertentangan ideologis yang meruncing dimasyarakat. Salah satu bentuk dari likuidasi secara simbolik adalah pengubahan nama bangunan atau sarana publik yang awalnya menggunakan Bung Karno, salah satu korbannya jembatan Bung Karno diatas sungai musi yang diganti namanya menjadi jembatan ampere. Pengubahan nama jembatan bung karno menjadi jembatan ampera atau amanat penderitaan rakyat ini tiada lain merupakan usaha rezim baru untuk mengabaikan jasa Bung Karno dalam proses pembangunannya. Berdirinya jembatan ampera ini layaknya jembatan penyambung silaturahmi antara warga Palembang didaerah hulu dan warga Palembang daerah hilir kota Palembang. Dengan adanya jembatan ampera kedua wilayah dipisah sungai musi tersebut dapat melakukan akses untuk menyebrang dari hulu ke hilir atau sebaliknya sehingga jalinan silaturahmi dapat terus terjalin.

Bahkan dalam islampun sangat dianjurkan untuk saling menjalin silaturahmi, sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Rabb Nya dan menyambung silaturahmi niscaya umurnya akan diperpanjang dan hartanya akan diperbanyak serta keluarganya akan mencintainya.” (HR. Bukhari).

Sebaliknya Allah SWT akan melaknat siapa saja yang memutus silaturahmi antara sesama sebagaimana firman Allah SWT yang artinya: “Orang-orang yang memutuskan melanggar perjanjian Allah yang telah mereka ikrarkan kepada Allah dan mereka memutuskan silaturahmi yang Allah perintahkan supaya disambung dan mereka melakukan kerusakan diatas bumi maka bagi mereka laknat dan bagi mereka tempat kembali yang buruk.” (QS. Ar Ra’d 25).

Sebagaimana penjelasan ini dapat menambah wawasan kita dalam ilmu sejarah dan semoga penjelasan ini juga dapat mengingatkan kita akan betapa pentingnya menjalin silaturahmi antar sesama umat manusia.

Selasa, 24 Mei 2016

SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II SANG PEJUANG ISLAM

SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II SANG PEJUANG ISLAM

Benteng kuto besar merupakan peninggalan bersejarah dari Kesultanan Palembang Darusalam. Beberapa tahun pasca runtuhnya kerajaan Sriwijaya kemudian berdirilah kesultanan Palembang yang bernuansa islam dan berpusat di kota Palembang. Kesultanan Palembang Darusalam merupakan kerajaan islam yang besar pengaruhnya didalam pengajaran islam dinusantara. Kesultanan ini diprokamirkan oleh Sri Sesuhunan Abdul Rahman seorang bangsawan Palembang keturunan jawa tahun 1659 dan dihapuskan keberadaannya oleh pemerintahan Kolonial Belanda pada 7 Oktober 1823. Walaupun pada masa kerajaan Sriwijaya ada penduduk muslim agama islam belum menjadi agama negara dengan diproklamirkannya kesultanan Palembang, Palembang darusalam ini maka agama islam resmi sebagai agama kerajaan atau negara hingga berakhirnya.

Kesultanan Palembang Darusalam ini mengalami perkembangan dan kemajuan pesat pada masa pemerintahan Sultan Mohamad Bahaudin. Selain itu dari kesultanan yang sudah berdiri sejak tahun 1700 ini lahir beberapa tokoh islam yang sangat berpengaruh perjuangan melawan penjajahan Belanda. Namun ada satu nama yang begitu luar biasa bahkan namanya digunakan sebagai nama museum hingga nama bandara dikota Palembang pun menggunakan namanya. Ia adalah Sultan Mahmud Badarudin II, sebenarnya siapakah dia, apa perannya bagi perkembangan kota Palembang?

Sultan Mahmud Badaruddin II adalah pemimpin Kesultanan Palembang Darusalam selama dua periode setelah pemerintahan ayahnya Sultan Mohamad Bahaudin. Sultan yang bernama asli beliau adalah Raden Muhamad Hasan ini dibesarkan dilingkungan kraton sebagaimana putra mahkota ia didik dan ditempa sebagai tahta Kesultanan Palembang dan pendidikan agamanya didapat dari ulama besar waktu itu seperti Syeh Abdul Somad Alembani, Syeh Mohammad Muhidin Bin Syihabudin, Syeh Ahmad Bin Abdullah dan masih ada beberapa ulama besar lagi.

Sultan Mahmud Badaruddin II adalah seorang yang memiliki sikap dan kepribadaian berani cepat dalam tindakan dan memiliki pandangan jauh kedepan serta kuat dalam memegang prinsip. Ia memiliki kemampuan besar untuk belajar dan memiliki otak yang cerdas ia menguasai bahasa Arab dan Portugis serta hafal kitab suci Al Quran. Selain sebagai sultan ia juga seorang ulama sholeh, imam besar masjid agung, tokoh tarekat samaniah, penulis, olahragawan terutama pencak silat, dia juga sangat gemar membaca menulis serta mempelajari ilmu pengetahuan baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat. Ia memiliki wawasan yang luas dengan didukung dengan koleksi perpustakaannya dikraton yang banyak. Ia sangat terpelajar organisator yang baik, diplomat ulung, ahli pertahanan yang pintar dan cekatan.

Pada masa pemerintahannya persaingan antara bangsa barat dalam perdagangan rempah-tempah dan timah yang berasal Palembang mencapai pencaknya dan sering terjadi peperangan di wilayah tersebut seputar Palembang dan latar belakangnya perselisihan itu untuk mendapatkan monopoli dalam perdagangan rempah-rempah dan timah. Dalam masa pemerintahannya Sultan Mahmud Badarudin beberapa kali memimpin pertempuran Inggris dan Belanda, diantaranya dalam perang tersebut perang mentang. Ketika Batavia berhasil diduduki pada tahun 1811 Sultan Mahmud justru berhasil membebaskan Palembang dari cengkaman belanda pada tanggal 14 Mei 1811. Melalui perjuangan panjang dalam membebaskan tanah Palembang dari tangan Belanda namun pada akhirnya pada tanggal 25 juni 1821 Palembang jatuh ketangan Belanda dan pada tanggal 13 Juni 1821 menjelang tengah malam Sultan Mahmud Badaruddin II beserta keluarganya menaiki kapal dengan tujuan Batavia kemudian dari Batavia Sultan Mahmud Badaruddin diasingkan ke Ternate oleh Belanda hingga akhirnya Sultan Mahmud Badaruddin II wafat pada 26 September 1852.

Dan oleh pemerintah Sultan Mahmud dianugerahkan gelar pahlawan nasional pada 29 Oktober 1984, nama Sultan Mahmud Badaruddin II diabadikan nama bandara nasional di Palembang yaitu Bandar Sultan Mahmud Badarudin II dan mata uang rupiah pecahan sepuluh ribu rupiah bahkan begitu berjasanya nama beliau. Disematkan sebagai nama museum yang menyimpan begitu banyak sejarah kota Palembang baik pada masa kerajaan Sriwijaya maupun Kesultanan Palembang Darusalam.

KEISTIMEWAAN LUMBA-LUMBA

KEISTIMEWAAN LUMBA-LUMBA

Dizaman yang semakin dewasa ini sudah banyak teknologi yang dapat dicapai manusia, namun tanpa kita sadari sebenarnya teknologi-teknologi tersebut pada dasarnya terinspirasi dari ciptaan-ciptaan Allah SWT. Seperti pesawat terbang yang teinspirasi dari burung, helikopter yang terinspirasi dari capung dan tentunya ikan lumba-lumba. Jika dilihat kasat mata lumba-lumba memang hanya seekor mamalia air biasa tetapi dengan sosoknya yang ramah dan lucu ini tak jarang orang menjadikan lumba-lumba sebagai lambang persahabatan.
Lumba-lumba mempunyai hubungan yang sangat erat dengan ikan paus, namun lumba-lumba termasuk hewan yang sangat jinak. Karena itulah kemampuan dan kebiasaan lumba-lumba mudah dieksplorasi oleh manusia, tubuh mereka juga diciptakan dengan bentuk yang sangat menabjubkan. Kita selalu melihat lumba-lumba berada dipermukaan air tapi mereka sebenarnya lebih banyak menghabiskan waktunya dikedalaman lautan. Didalam laut yang gelap itu lumba-lumba dapat melihat lebih baik daripada manusia. Maka lumba-lumba sama seperti kamera khusus yang memungkinkan mereka melihat jelas dibawah air dan diatasnya karena mereka memiliki lensa lentur pada mata mereka yang dapat mengembang dan mengerut sehingga memungkinkan mata mereka berfokus dibawah dan diatas air.

Istimewanya lagi setiap mata lumba-lumba dapat berfokus pada satu titik yang berbeda pada saat bersamaan seperti satu mata untuk melihat kedepan dalam lekukan arah berenang sedangkan satu lagi untuk berjaga-jaga dari musushnya. Bahkan ketika tidur pun lumba-lumba hanya menutup satu matanya dan mengistirahatkan separuh otaknya dengan cara seperti ini lumba-lumba tidak pernah tertidur penuh dan selalu terjaga dari bahaya. Tidak hanya itu kulit lumba-lumba juga memiliki keunikan tersendiri, lumba-lumba senang berenang dengan kecepatan tinggi maka dari itu Allah SWT merancang khusus tubuh dan kulitnya untuk mengurangi hambatan air sebanyak mungkin saat lumba-lumba mulai berenang cepat lapisan tipis air terbentuk dipermukaan kulit mereka. Kulit ini diciptakan dengan kelenturan yang memungkinkan ia terus bergerak ketika terjadi gelembung hebat dilautan.

Lumba-lumba terlahir cedas serta memiliki kesamaan gen dan otak dengan manusia. Dan bahkan ada study terbaru yang menunjukan bahwa gen lumba-lumba berhidung botol mamalia laut yang memiliki kesamaan gen dengan manusia. Tak hanya itu lumba-lumba juga bisa mengenali diri mereka dicermin pada hal kemampuan ini normalnya terbatas pada primata seperti simpanse atau manusia. Menurut peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Wayne State Amerika Serikat Michael McGowen mengatakan bahwa otak lumba-lumba mengakibatkan koneksi-koneksi yang berbeda-beda dengan primata terutama pada neokorteks sehingga bagian ini sebagai pusat fungsi yang lebih tinggi seperti penalaran dan kesadaran pikiran.

Dari pemaparan keistimewaaan dan keunikan dari lumba-lumba seakan membuat kita tersadar dan pembuktian pada kita bahwa kebesaran Allah SWT. Rancangan menabjubkan pada lumba-lumba hanyalah satu diantara contoh tak terhitung yang memperlihatkan kesempurnaan penciptaan Allah SWT. Dalam sebuah ayat Al Quran Allah berfirman yang artinya: Untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi tiap-tiap hamba yang kembali (mengingat Allah).” (QS. Qaf 8).

Jumat, 20 Mei 2016

HANA TAJIMA MUSLIMAH JEPANG TRENDSETTER HIJAB DUNIA

HANA TAJIMA MUSLIMAH JEPANG TRENDSETTER HIJAB DUNIA

Itulah julukan yang disematkan pada wanita cantik berdarah Jepang Inggris ini, pada para kalangan blogger namanya pasti sudah tak asing lagi. Ia dikenal sebagai desainer muslimah masa kini yang rancangannya banyak digandrungi terutama oleh kunjungan muslimah muda. Produk busana muslimah rancangannya pun telah dilepas kepasar dunia dan menjadi trend dinegara-negara barat. Gaya hijab yang diusung hana adalah elegant namun terlihat sederhana. Bagaimana perjalanan Hana Tajima didunia fashion? Gaya berjilbab yang ditunjukan perempuan berusia 27 tahun, ini tercipta secara tidak sengaja ketika usianya mencapai 17 tahun, ia memutuskan untuk menjadi mualaf. Hana yang kala itu baru memeluk islam ingin sekali mengenakan jilbab dan dengan maksud ingin menunjukan pada masyarakat barat bahwa para perempuan muslimahpun diumum dapat berbusana modis serta mengikuti trend fashion terkini.

Hana mula bergerak untuk mendesain busana muslimah lengkap dengan jilbabnya yang berbeda dengan yang sudah ada saat itu. Untuk mempopulerkan gaya busananya Hana memanfaatkan jaringan internet dengan membuat halaman web pribadi. Dan tidak disangka gaya busana yang ditampilkan laman web itu menarik para blogger muslimah Inggris. Hingga berawal dari situlah Hana memutuskan untuk mendirikan label produk busana muslimah yang ia rancang dan terinspirasi fashion barat namun tetap disesuaikan dengan kaidah islam meskipun produknya ditunjukan untuk para wanita muslimah. Namun Hana tidak nampak jika hasil rancangannya juga bisa dikenakan oleh kalangan wanita non muslim karena Hana mengaku kehidupannya pada dasarnya juga berasal dari percampuran dua pihak.
Dia juga tidak menampik bukan seorang muslim sejak lahir. Ia sebelum mengucap syahadat Hana adalah seorang non muslim. Ia tumbuh didaerah pedesaan yang berada dibarat daya Inggris. Kedua orang tuanya bukan termasuk orang yang religious namun mereka sangat menghargai perbedaan. Ditempat tinggalnya tidak ada seorang pun warga yang islam. Hingga persentuhannya dengan islam terjadi ketika Hana melanjutkan sekolah perguruan tinggi. Ia mengaku saat berkuliah ia memiliki beberapa teman yang beragama islam. Dalam pandangan Hana saat itu teman-temannya yang beragama islam terlihat berbeda mereka terlihat menjaga jarak dengan beberapa mahasiswa tertentu bahkan mereka menolak ketika dia diajak untuk berpesta malam disebuah club. Sehingga hal itu justru mengesankan dimata Hana. Terlebih lagi teman-temannya yang muslim dianggap sangat mengesankan saat diajak diskusi membahas materi kuliah dan menurutnya mahasiswa muslim lebih banyak menghabiskan waktunya untuk membaca diperpustakaan atau berdiskusi dengan teman-teman muslimahnya.

Itulah secara berlahan Hana mulai tertarik dengan ilmu filsafat khususnya filsafat islam. Sejak saat itu pula Hana mulai mempelajari filsafat islam dari sumbernya langsung yaitu Al Quran. Dari Al Quran dipelajarinya ia menemukan fakta baru bahwa kitab suci umat islam ini lebih sesuai dengan kondisi saat ini. Hana berkata didalamnya saya menemukan berbagai referensi seputar isu-isu hak perempuan. Semakin saya banyak membaca semakin banyak saya menemukan setuju dengan ide-ide tertulis dibelakangnya. Dan saya dapat melihat mengapa islam memaknai teman-teman muslim saya. Rasa kagumnya terdapat pada ajaran-ajaran terdapat dalam Al Quran pada akhirnya membuat Hana memutuskan untuk memeluk islam tanpa menemui hambatan. Ia bersyahadat dan disaksikan oleh teman-temen muslimahnya. Dan menurutnya yang paling sulit saat itu adalah memberitahu pada keluarganya meskipun ia tahu orangtuanya akan bahagia selama ia merasa bahagia.
Sebagai seorang yang memeluk agama islam Hana Tajima sadar tidak semua muslimah tergerak untuk menutup auratnya dengan jilbab. Namun baginya jilbab adalah identitas seorang muslimah sebagai seorang mualaf desainer busana muslimah menjadi pusat perhatian ini memilih untuk mengenakan jilbab seperti halnya memutuskan untuk memeluk islam. Keputusan Hana untuk memakai jilbab tanpa paksaan. Ia mulai mengenakan jilbab pada hari yang sama saat dirinya mengucapkan syahadat. Karena baginya ini adalah cara terbaik untuk membedakan kehidupannya dimasa lalu dengan kehidupannya dimasa depan. Keputusannya untuk mengenakan jilbab kontan menuai reaksi beragam dari orang-orang disekitarnya terutama teman dekatnya. Karena sebelum mengenakan jilbab Hana terbentur dengan konotasi negative yang disematkan kepada orang-orang yang berjilbab. Karena itulah Hana mengaku ingin menciptakan seuatu yang membantu para muslimah dimanapun untuk terus termotivasi mengatasi rasa takut itu dan kini dengan busana muslimah yang dirancangnya kaum muslimah dinegara-negara barat bisa tampil dengan busana yang diterima masyarakat tanpa meninggalkan aturan yang dietapkan syariat islam

Rabu, 18 Mei 2016

KEMANDULAN DALAM SEBUAH KELUARGA

KEMANDULAN DALAM SEBUAH KELUARGA

Bagi yang mandul Allah akan menyiapkan anak disurga, benarkah?

Mempunyai seorang anak merupakan dambaan setiap orang tua, siapa yang tak mau mempunyai anak yang lucu dan menggemaskan. Tentunya setiap orang menginginkan rumahnya ramai dengan kehadiran seorang anak, namun terkadang ada pula yang mengalami buah hati yang ditunggu-tunggu tak kunjung hadir bahkan bertahun-tahun menunggu. Allah belum menakdirkan dirinya melahirkan sosok seorang anak dan menjadi khalifah dibumi ini. Ketika hal ini terjadi janganlah bersedih karena sesungguhnya Allah hendak menguji kecintaan hamba terhadapNya.

Bagi masyarakat pasangan suami istri yang tidak dianugrahkan anak biasanya disebut dengan mandul. Tetapi sebenarnya apa itu mandul menurut pandangan medis? Dari segi medis kemandulan atau infertile ialah ketidakmampuan biologis dari seorang laki-laki atau perempuan untuk menghasilkan keturunan. Tetapi dalam bahasa awam infertile dapat disebut juga dengan tidak subur. Menurut dokter ahli reproduksi sepasang suami istri dikatakan infertile jika tidak hamil setelah 12 bulan atau setelah melakukan hubungan intim.

Mandul juga dapat terjadi karena beberapa faktor yang ada dalam tubuh manusia seperti faktor usia yang biasanya dapat menyebabkan kemampuan reproduksi wanita menurun secara drastis terutama setelah berusia 35 tahun. Selain faktor usia ada pula dari faktor lingkungan seperti yang kita tahu lingkungan kita tentu terdapat pencemaran udara yang sangat berbahaya bagi tubuh kita. Selain dapat menganggu kesehatan ternyata menjadi salah satu memicu kemandulan.

Lantas apakah sebenarnya mandul itu menurut pandangan islam? Menganai hal ini Allah telah memberitahu dalam Al Quran yang artinya: “Kepunyaan Allah lah kerajaan langit dan bumi, Dia lah yang menciptakan apa yang Dia (Allah) kehendaki, Allah memberikan anak-anak perempuan kepada yang dikehendakiNya dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang dikehendakiNya pula. Atau Dia anugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendakiNya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. As Syura 49-50).

Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa jika kita mandul maka bukan berarti Allah tidak sayang, melainkan ada kebaikan-kebaikan mengapa Allah memberikan kemandulan kepada kita. Ada pula kabar yang mengatakan jika kita tidak dianugerahkan seorang anak didunia maka kelak disurga kita mendapatkan anak benarkah kabar tersebut?

Dari riwayat Abu Sa’id ia berkata bahwa Rasulullah bersabda: “Seorang mukmin itu bila sangat menginginkan anak (namun tidak mendapatkannya) di surga ia akan mengandungnya, menyusuinya dan tumbuh besar dalam sekejap, sebagaimana ia menginginkannya.” (HR. Abu Sa’is, Shahih Al Jami’ 6649).

Al Munawi menjalaskan dalam Faidh Al Qadir dari sanadnya yang shahih sesungguhnya disurga tidak ada anak kecil karena itu bagi penduduk surga yang tidak menginginkan anak maka ia tidak akan melahirkan anak. Namun apabila ia sangat menginginkan anak ia akan seperti yang dijelaskan hadis tersebut. Karena disurga itu semua bisa terjadi seperti apa yang telah dijelaskan Allah dalam Al Quran yang artinya: “Dan didalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal didalamnya.” (QS. Az Zukhruf 71).

Tidak ada yang menginginkan mandul dalam hidupnya, semua pasangan suami istri pasti ingin memiliki anak agar kehidupan rumah tangganya menjadi lebih berwarna. Tetapi apabila Allah belum mengizinkan kita punya anak maka janganlah bersedih karena Alla akan mengantikannya disurga kelak.

Amin ya robal ‘alamin