Kamis, 03 Maret 2016

RAHASIA KECERDASAN ANAK YAHUDI

RAHASIA KECERDASAN ANAK YAHUDI

Apa rahasia kecerdasan anak yahudi?

Bangsa yahudi sejak dahulu mendapat kelebihan yang diberikan oleh Allah SWT nikmat yang berlebih tersebut sebagai mana banyak yang tercantum dalam Al Quran. Salah satunya nikmat yang diberikan oleh Allah kepada bangsa yahudi adalah kecerdasan yang berlebih. Inilah yang membuat dokter Steven Carleon terlintas dibenaknya apa sebabnya yahudi begitu pintar.

Kenapa tuhan memberikan kelebihan kepada mereka?

Apa ini sebuah kebetulan atau hasil usaha nya sendiri?

Jika saja Steven mengetahui bahwa kecerdasan yang dimiliki oleh yahudi adalah kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk bangsa yahudi. Allah berfirman yang artinya: “Dan sesungguhnya telah kami pilih mereka (Bani Israel) dengan pengetahuan (kami) atas umat-umat lain. (QS. Ad Durkhan : 32).

Maka Steven tergerak membuat tesis sekedar untuk anda ketahui. Tesis ini hampir memakan waktu 8 tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin, Steven terjun langsung menetap di Israel. Dari hasil penelitiannya terdapat fakta yang mengejutkan, ternyata kunci kecerdasan orang yahudi tidak lain tidak bukan adalah melakukan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Steven memulai dari awal melahirkan, sang ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama.
Steven sungguh heran, temannya yang mengandung sering membawa buku matematika. Steven bertanya apakah ini untuk anak kamu? Dia menjawab iya ini untuk anak saya yang masih dikandungan. Saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius. Hal ini membuat Steven tertarik untuk mengikuti perkembangan ibu tersebut. Tanpa merasa jenuh seorang ibu mengerjakan soal matematika sampai genap melahirkan. Hal ini yang Steven diperhatikan adalah cara makan, sejak awal mengandung ibu tersebut suka sekali memakan kacang badang, kurma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti atau ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badang dan berbagai jenis kacang-kacangan. Cara makan seperti ini jika kita perhatikan sama dengan anjuran Rasulullah SAW ajaran memakan kurma terdapat dalam hadis yang berbunyi: “Kurma ‘ajwah berasal dari surga. Ia merupakan penangkal racun, daging buahnya manis. Yang airnya merupakan obat mata. (HR. An Nasa’i dan Ibnu Majah).

Dimalam hari menu utama Rasulullah adalah sayur-sayuran secara umum sayur-sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit. Rasulullah SAW bersabda: Saat mengunjungi Ali yang sedang sakit :”Wahai Ali, makanlah karena ini (Silqh atau sayuran rebus) lebih baik bagimu. (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).

Tak hanya itu, orang yahudipun sangat suka mengonsumsi ikan tanpa kepala. Namun wanita yahudi yang sedang hamil tersebut, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak. Sedang kepala ikan mengandung kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan pertumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat-adat orang yahudi ketika mengandung dan menjadi kewajiban bagi ibu yang sedang hamil mengonsumsi pil minyak ikan. Dalam memilih makanan orang yahudi sangat gemar memakan ikan yang hanya bagian daging saja. Jika sudah ada ikan maka tidak ada daging. Sebab ikan dan daging tidak boleh bersama dalam satu meja, menurut mereka daging dan ikan tidak bagus dimakan bersama. Mengenai keutamaan ikan Rasulullah bersabda: “Dihalalkan bagi kalian dua bangkai dan dua darah: ikan dan belalang, hati dan limpa.” (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Majah)

Selain itu Rasulullah juga mengajarkan kita mengenai beberapa makanan yang tidak dianjurkan untuk dikombinasikan dimakan bersama-sama, makanan tersebut antara lain: jangan minum susu bersama makan daging, jangan makan ayam dengan minum susu, jangan makan ikan bersama telur, jangan makan ikan bersama daun salad, jangan minum susu dengan cuka, jangan makan buah bersama minum susu.

Menurut Steven jangan kaget… Jika diundang kerumah yahudi, maka anda akan dihidangkan buah-buahan dahulu. Mereka akan makan buah-buahan dahulu sebelum makan hidangan utama. Menurut mereka dengan memakan hidangan karbohidrat nasi atau roti dahulu kemudian buah-buahan ini akan menyebabkan rasa mengantuk akibatnya lemah payah untuk memahami pelajaran disekolah. Makan buah sebelum makan-makanan berat juga merupakan pola makan Rasulullah. Beberapa penelitian membuktikan bahwa makan buah terlebih dahulu dapat memancing getah lambung keluar. Selain itu buah menyediakan enzim yang baik untuk mencerna karbohidrat, protein dan lemak. Tubuhpun lebih ringan mencerna karena tidak perlu repot memproduksi enzim pencernaan.

Selain itu memperhatikan pola makanan, mereka nyatanya memperhatikan pola kesehatan. Di Israel merokok adalah tabu. Menurut Steven apabila anda diundang makan dirumah yahudi jangan sekali-kali merokok, karena tanpa segan mereka akan menyuruh anda keluar dari rumah mereka dan menyuruh anda merokok diluar rumah mereka. Menurut ilmuan di Universitas Israel peneliti menunjukan nikotin merusak sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Perhatian Steven selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak yahudi, mereka sangat memperhatikan makanan. Makanan awal adalah buah-buahan bersama kacang badang diikuti dengan menelan pil minyak ikan. Dalam pengamatan steven anak-anak yahudi sungguh cerdas, rata-rata mereka memahami tiga bahasa. Seterusnya dikelas satu hingga enam sekolah dasar anak yahudi itu akan diajarkan matematika berbasis perniagaan. Pelajaran ipa sangat diutamakan didalam pengamatan Steven dibandingkan dengan anak California yang tingkat IQ bisa dikatakan enam tahun kebelakang segala pelajaran akan mudah ditangkap oleh anak-anak yahudi.
Satu lagi keutamaan adalah Fakultas Ekonomi. Steven sungguh kaget… Melihat mereka begitu agresif dan serius belajar ekonomi, diakhir tahun di Universitas mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek dan mempraktekannya. Seperti telah kita ketahui bahwa Rasulullah adalah seorang pedagang, awal dirinya sukses berniaga adalah ketika ia bekerja untuk bisnis perniagaan yang dijalankan oleh Khatidjah. Mengenai perniagaan ini Rasulullah pernah bersabda “Orang yang bertransaksi jual beli masing-masing memiliki hak khiyar (membatalkan atau menlajutkan transaksi) selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan terbuka maka kedua nya akan mendapatkan keberkahan dalam jual beli. Tapi jika keduanya berdusta dan tidak terbuka, maka keberkahan jual beli antara keduanya akan hilang. (Muttafaqun’alaih)

Selanjutnaya perhatian Steven pada sekolah tinggi menengah, disini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk meski proyek mereka kadang kala kelihatan lucu dan membosankan. Namun tetap diteliti dengan serius, apalagi yang diteliti berupa senjata, medis, dan tekhik. Ide itupun dibawa kejenjang lebih tinggi.

Selain dari pelajaran tadi, olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olaharaga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman yahudi Steven memanah menembak dapat melatih otak fokus, disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela Negara.

Ini sungguh relevan dengan olaharaga yang disukai oleh Rasulullah SAW, karena Rasulullah juga menganjurkan islam untuk memanah dan menembak. Rasulullah SAW bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda. (HR. Ahmad).

Anda pasti kaget… Nyatanya kunci kecerdasan orang yahudi tidak lain tidak bukan adalah sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sedari seorang ibu mengandung. Tentu jika kita mengikuti sunnah Rasulullah ini, selain kesehatan dan kecerdasannya didapat kita juga akan mendapatkan pahala.

Demikian penjelasan mengenai rahasia kecerdasan anak yahudi. Semoga bermanfaat.

Amin amin ya robal’alamin

KEISTIMEWAAN KUCING

KEISTIMEWAAN KUCING

Banyak mitos yang bertebaran disetiap kehidupan kucing, mulai dari memiliki sembilan nyawa hingga dianggap sebagai jelmaan dewa. Seperti yang terjadi dimasa Dinasti Firaun sekitar tiga ribu tahun yang lalu. Kucing amat dipuja karena dianggap sebagai titisan dewa. Lain di Mesir lain pula di Eropa, didataran ini kucing dianggap sebagai sihir setan atau pembawa bencana. Pada masa abad kegelapan terjadi pemusnahan besar-besaran terhadap hewan lucu ini hingga ke Afrika Utara. Padahal wabah yang oleh masyarakat saat itu dianggap sebagai kutukan adalah sebuah penyakit pes yang diakibatkan oleh meledaknya populasi tikus dan penurunan populasi kucing sebagai predator.

Didalam perkembangan peradaban islam, kucing hadir sebagai teman sejati Nabi Muhammad SAW memiliki kucing yang diberi nama Moeza. Suatu saat dikala Nabi hendak mengambil jubahnya ditemuinya Moeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Moeza dari jubahnya. Ketika Nabi kembali kerumah, Moeza terbangun dan merunduk sujud pada majikannya sebagai balasan. Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus-elus kebadan mungil kucing sebanyak tiga kali. Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu dirumahnya, Nabi selalu menggendong Moeza dan ditaruh dipahanya. Salah satu sifat Moeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar Adzan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara Adzan.

Kepada para sahabatnya Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaannya selayaknya menyayangi keluarganya sendiri. Sedang hukum bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangatlah serius. Dalam sebuah hadis Sahih Al Bukhari dikisahkan seorang yang tidak pernah memberi makan kucingnya dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri. Kemudian Nabi SAW pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka. Rasulullah SAW bersabda: “Seorang wanita dimasukan kedalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan, bahkan tidak diperkenankan makan binatang-bintang kecil yang ada dilantai. (HR. Bukhari).

Bahwa ternyata tak hanya Nabi Muhammad SAW saja yang menyukai kucing, istri Nabi sendiri Aisyah Binti Abu Bakar amat menyukai kucing dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Seorang sahabat yang juga seorang ahli hadis Abdul Rahman diberi julukan Abu Hurairah atau bapak kucing jantan, karena kegemarannya merawat dan memelihara kucing jantan dirumahnya.

Lalu bagaimanakah kedudukan kucing dalam islam, benarkah bahwa tokoh islam terdahulu sampai memberi penghormatan pada hewan lucu nan menggemaskan ini?

Pada abad ke 13 sebagai penghargaan masyarakat islam berupa kucing sebagai ukuran cincin para khalifah, termasuk porselin hingga mata uang. Hingga didunia sastra para penyair tak ragu untuk membuat syair-syair bagi kucing peliharaannya yang telah berjasa melindungi buku-buku mereka dari gigitan tikus dan serangga lainnya. Dalam buku yang berjudul Cats of Cairo pada masa Dinasti Mamluk. Baibar Al Zahir seorang Sultan juga pahlawan garis depan dalam perang, ia sengaja membangun taman-taman khusus bagi kucing dan menyediakan berbagai jenis makanan didalamnya. Tradisi ini sudah menjadi adat istiadat diberbagai kota-kota besar dinegara islam.hingga saat ini mulai dari Damaskus, Istambul, hingga Cairo masih kita jumpai kucing-kucing yang berkeliaran di pojok-pojok masjid dengan berbagai macam makanan yang disediakan oleh penduduk setempat. Segitu istimewanya kucing hingga Rasulullah dan para tokoh islam terdahulu merawat sedemikian rupa.

Lalu apakah yang membuat kucing begitu istimewa dalam islam?

Dalam beberapa hadis Rasulullah SAW menyebutkan bahwa: ” Kucing ini tidak najis, bahkan kita di perbolehkan untuk berwudhu mengunakan air bekas minum kucing, karena dianggap suci Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: Kucing itu tidak najis, ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan). (HR. At Tirmidzi, An Nasa’I, Abu Daud dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dari Ali Bin Al Hasan dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW, pergi kebatan suatu daerah di Madinah. Lalu beliau berkata: Ya Anas, tuangkan air wudhu kedalam bejana, lalu Anas menuangkan air, ketika sudah selesai Nabi Muhammad menuju bejana, namun seekor kucing datang dan menjilat bejananya, melihat itu Nabi Muhammad SAW berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu. Nabi Muhammad ditanya mengenai kejadian tersebut lalu belaiu menjawab: Ya Anas kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori oleh sesuatu, bahkan tak ada najis.

Diriwayatkan pula dari Daud Bin Sholeh At Tamar dan ibunya menerangkan, bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur, namun ketika ia sampai di rumah Aisyah ternyata Aisyah sedang shalat. Lalu ia memberikan isyarat untuk menaruhnya, sayangnya setelah Aisyah menyelesaikan shalat ia lupa ada bubur. Lalu datanglah seekor kucing, kucing itu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika Aisyah melihat kejadian tersebut, Aisyah pun membersihkan bagian yang disentuh kucing dan Aisyah lalu memakannya.

Lalu mengapa Rasulullah SAW berani mengatakan bahwa kucing suci dan tak bernajis?

Bagaimana Nabi Muhammad mengetahui kalo badan kucing tidak terdapat najis?

Sedangkan pada zaman dahulu tidak ada peneliti yang ada pada zaman sekarang. Lalu apakah ada hasil penelitian masa kini yang membenarkan yang dikatakan Rasulullah SAW.

Berikut penjelasan fakta ilmiah dari para peneliti. Fakta ilmiah pertama berdasarkan penelitian ternyata ditemukan pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyelesaikan dengan sentuhan otot manusia. Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji dan bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum tidak ada setetespun cairan yang jatuh dari lidahnya. Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan air pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa dibadannya.

Fakta ilmiah kedua telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dengan perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian telapak kaki, pelindung mulut dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sampel dengan usapan dan disamping itu juga dilakukan penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Lalu diambil cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut, dan lidahnya. Hasil penelitian yang didapatkan sungguh menanjubkan dari kulit luar ternyata negatif berkuman meskipun dilakukan berulang-ulang kali percobaan. Perbandingan yang ditanamkan kuman dihasilkan negative sekitar 80%, jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut. Sedangkan cairan yang diambil dari permukaan lidah juga menghasilkan negative berkuman. Sekalinya ada kuman-kuman ditemukan saat proses penelitian kuman itu termasuk kelompok kuman yang dianggap kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dan masih dalam jumlah terbatas seperti Entro bakter, Streptococos, dan Stapilococus dan jumlah pun kurang dari lima puluh ribu yang kalah menajubkan dalam tubuh kucing tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam dari berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba bahkan luarnya pun bersih dan mampu membersihkan kuman.
Menurut dokter Jorsh ketua laboratorium dari rumah sakit hewan Baitaroh dan tidak ditemukan kuman dilidah kucing, balikan dia menggambarkan jika kuman itu ada ditubuh kucing, maka kucing itu akan sakit. Sedangkan dokter Jen Gustafsir menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing tak hanya itu dokter hewan dirumah sakit di Damaskus Said Rofah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat bersih yang bernama Laiza Zaimi.

Lalu mengapa kucing bebas dari kuman?

Padahal ia sangat takut pada air…

Kucing emang tak suka air, karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri. Terlebih pada genangan air seperti lumpur genangan hujan dan lain-lain. Tujuan agar bakteri tidak berpindah kepadanya inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing. Sungguh luar biasa dimana Nabi Muhammad SAW sudah dahulu mengetahui bahwa kucing merupakan hewan yang suci sebelum ada penelitian tersebut.

Fakta lainnya seputar kucing adalah pada zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dan dengkuran kucing baik untuk kesehatan, selain itu mengelus kucing juga dapat menurunkan tingkat stress. Oleh karena itu kucing adalah binatang yang tubuhnya, keringatnya, bekas dari sisah makannya adalah suci, sedang liurnya bersih dan mampu membersihkan, hidupnya pun lebih bersih dari manusia, mungkin ini pula lah yang menyebabkan mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Moeza kucing peliharanya dan membuat kucing sangat istimewa dalam islam.